Kesempurnaan Pengamalan Tauhid

0 Comments

🔰BULETIN AL-IMAN

Kitab Tauhid (4)

🌿 Kesempurnaan Pengamalan Tauhid

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ اِبْرٰهِيْمَ كَا نَ اُمَّةً قَا نِتًا لِّـلّٰهِ حَنِيْفًا ۗ وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ ۙ 

“Sungguh, Ibrahim adalah seorang imam (yang dapat dijadikan teladan), patuh kepada Allah dan hanif. Dan dia bukanlah termasuk orang musyrik (yang mempersekutukan Allah),” (QS. An-Nahl 16: Ayat 120)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا لَّذِيْنَ هُمْ بِرَبِّهِمْ لَا يُشْرِكُوْنَ ۙ 

“dan mereka yang tidak menyekutukan Tuhannya,”

(QS. Al-Mu’minun 23:Ayat 59)


Dari Hushain bin Abdurrahman, dia berkata

كنت عند سعيد بن جبير فقال : أيكم رأى الكوكب الذي انقض البارحة ؟ فقلت : أنا

aku sedang berada di sisi Said bin Jubair, dia bertanya, siapa di antara kalian yang melihat bintang jatuh semalam?’ Aku menjawab: Aku.

ثم قلت : أما إني لم أكن فى صلاتي ولكني لدغت

Aku meneruskan: Ketahuilah, bahwa sesungguhnya ketika itu aku sedang tidak melaksanakan shalat, akan tetapi aku disengat.

قال : فما صنعت ؟

Sa’id bertanya: Apa kamu lakukan?

قلت : ارتقيت

Aku menjawab: ‘Meminta ruqyah’

قال : فما حملك على ذلك ؟

Dia bertanya: Apa yang membuatmu melakukan itu?

قلت : حديث حدثناه الشعبي

Aku menjawab: sebuah hadits yang disampaikan oleh asy-sya’bi kepada kami

قال : وما حدثكم ؟

Said bertanya: Apa yang dia sampaikan kepadamu?

قلت : حدثنا عن بريدة بن الحصيب أنه قال : لا رقية إلا من عين أو حمة

Aku menjawab: Dia menyampaikan kepada kami dari Buraidah bin al-Hashaib bahwa dia berkata, “Tidak ada ruqyah selain dari penyakit ain atau sengatan”

: قال : قد أحسن من انتهى إلى ما سمع … ولكن حدثنا ابن عباس عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال

Said berkata: “Telah berbuat baik orang yang mengamalkan apa yang dia dengar, akan tetapi Ibnu Abbas menyampaikan kepada kami, dari Nabi bahwa beliau bersabda:

عرضت على الأمم ، فرأيت النبى ومعه الرهط ، والنبى ومعه الرجل والرجلان ، والنبى وليس معه أحد

Umat-umat ditampakkan kepadaku, maka aku melihat ada seorang nabi yang diikuti oleh kurang dari sepuluh orang ada, lagi seorang nabi yang diikuti satu atau dua orang, dan ada lagi seorang nabi tidak diikuti oleh seorang pun.

إذ رفع لى سواد عظيم ، فظننت أنهم أمتي ، فقيل : هذا موسى وقومه

Tiba-tiba ditampakkan kepadaku sekelompok manusia dalam jumlah besar, maka aku mengira mereka adalak umatku, maka dikatakan adalah kepadaku: ini adalah Musa bersama kaumnya.

فنظرت فإذا سواد عظيم ، فقيل لي : هذه أمتك ومعهم سبعون ألفاً يدخلون الجنة بغير حساب ولا عذاب

Lalu aku kembali melihat sekelompok manusia dalam jumlah besar, maka dikatakan kepadaku: ‘Ini adalah umatmu, dan di antara mereka terdapat tujuh puluh ribu orang yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa azab.’

ثم نهض فدخل منزله ، فخاض الناس فى أولئك

(ibnu ‘Abbas melanjutkan) Kemudian Nabi bangkit dan masuk ke rumahnya, maka orang-orang berkumpul bersama orang-orang yang sudah berkumpul.

فقال بعضهم : فلعلهم اللذين صحبوا رسول الله ﷺ

Maka sebagian dari mereka berkata: “Boleh jadi mereka adalah yang menyertai Rasulullah ﷺ

وقال بعضهم : فلعلهم الذين ولدوا فى الإسلام ، فلم يشركوا بالله شيئاً

Dan sebagian lain dari mreka berkata: “Boleh jadi mereka adalah orang yang dilahirkan dalam Islam, kemudian tidak menyekutukan sedikitpun dengan Allaah.”

وذكروا أشياء

(Ibnu ‘Abbas melanjutkan) Mereka menyebutkan banyak hal (tentang tafsiran sabda beliau tadi)

فخرج عليهم رسول الله صلى الله عليه وسلم فأخبروه ، فقال

Lalu Rasulullah ﷺ keluar kepada mereka, dan mengabarkan kepada apa yang mereka perbincangkan kepada beliau. maka beliau bersabda:

هم الذين لا يسترقون ، ولا يكتوون ، ولا يتطيرون ، وعلى ربهم يتوكلون

Mereka adalah orang-orang yang tidak meminta diruqyah, tidak berobat dengan besi panas, tidak bertathayyur (menganggap sial) dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakkal.

فقام عكاشة بن محصن فقال : يا رسول الله ادع الله أن يجعلنى منهم

Lalu ‘Ukkaasyah bin Mihshan bangkit dan berkata: Ya Rasulullah, mohonkan kepada Allah agar aku termasuk diantara mereka.

قال : أنت منهم

Nabi menjawab, ‘Kamu temasuk dari mereka.’

فقال : ادع الله أن يجعلني منهم

Kemudian seorang laki-laki bangkit dan berkata, ‘Mohonkan kepada Allah agar aku termasuk dari mereka’.

فقال : سبقك بها عكاشة

Nabi menjawab, ‘ukkaasyah telah mendahuluimu’.
(HR.Bukhari Muslim)

: فيه مسائل
Pelajaran penting yang terkandung dalam bab ini :

١. معرفة مراتب الناس في التوحيد

  1. Mengetahui adanya tingkatan-tingkatan manusia dalam bertauhid

٢. ثناؤه سبحانه على إبراهيم بكونه لم يك من المشركين

2. Pujian Allah ta’ala kepada Nabi Ibrohim karena beliau tidak pernah melakukan kemusyrikan

٣. ثناؤه على سادات الأولياء بسلامتهم من الشر

3. Pujian Allah kepada Wali wali Allah ( para Sahabat Rosulullah) karena bersihnya diri mereka dari kemusyrikan

٤. كون ترك الرقية والكي و التطير من تحقيق التوحيد

4. Tidak meminta ruqyah, tidak meminta supaya lukanya ditempeli dengan besi yang panas dan tidak melakukan tathoyur termasuk pengamalan tauhid yang murni

٥. كون الجامع لتلك الخصال هو التوكل

5. Tawakkal kepada Allah adalah sifat yang mendasari sikap tersebut

٦. عمق علم الصحابة رضي الله عنهم لمعرفتهم أنهم لم ينالوا ذلك إلا بعمل

6. Dalamnya ilmu para Sahabat- semoga Allah meridhoi mereka- karena mereka mengetahui bahwa orang-orang yang dinyatakan dalam hadits tersebut tidak akan mendapatkan kedudukan yang tinggi kecuali dengan adanya pengamalan

٧. حرصهم على الخير

7. Semangatnya para Sahabat untuk berlomba-lomba dalam mengerjakan amal kebaikan

٨. قلة من استجاب للأنبياء

8. Sedikitnya orang orang yang mengikuti ajakan para Nabi

٩. ثمرة هذا العلم و هو عدم الاغترار با لكثرة و عدم الزهد في القلة

9. Manfaat dari pengetahuan ini adalah tidak tertipu dengan jumlah yang banyak dan tidak kecil hati dengan jumlah yang sedikit

١٠. الرخصة في الرقية من العين و الحمة

10. Diperbolehkan melakukan ruqyah disebabkan terkena ‘ain dan sengatan

١١. عمق علم السلف؛ لقوله : ( قد أحسن من انتهى إلى ما سمع،و لكن كذا و كذا ). فعلم أن الحديث الأول لا يخالف الثاني

11. Luasnya Ilmu para Ulama Salaf ؛ hal itu bisa dari perkataannya Sa’id bin Zubair : (Sungguh telah berbuat baik orang yang mengamalkan apa yang telah didengarnya,tetapi….) Maka diketahui bahwa hadits yang pertama tidak bertentangan dengan hadits yang kedua

١٢. قوله ﷺ : (أنت منهم) علم من أعلام النبوة

12. Sabda Nabi ﷺ : ( Engkau termasuk golongan mereka) adalah salah satu dari tanda-tanda kenabian beliau

١٣. بيان فضيلة عكاشة ر ضي الله عنه

13. Penjelasan keutamaan ‘Ukkasyah -semoga Allah meridhoinya-

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

◾ Infaq Dakwah
No. Rekening Bank Mandiri
139-000-3377-003
A.n Ponpes Al Imam An Nawawi Al Islami

Konfirmasi
📲 wa.me/6281215366787

Sebarkan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Hubungi kami
Assalaamu'alaikum
Kami siap membantu!