🌿 Larangan Menolak Permintaan Orang Yang Menyebut Nama Allah

🔰BULETIN AL IMAN

Kitab Tauhid
🌿 Larangan Menolak Permintaan Orang Yang Menyebut Nama Allah

Ibnu Umar Radhiallahu’anhu menuturkan bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

من سأل بالله فأعطوه، ومن استعاذ بالله فأعيذوه، ، ومن دعاكم فأجيبوه، ومن صنع إليكم معروفا فكافئوه، فإن لم تجدوا ما تكافئونه فادعوا له حتى تروا أنكم قد كافأتموه” رواه أبو داود والنسائي بسند صحيح.

“Barangsiapa yang meminta dengan menyebut nama Allah, maka berilah, barangsiapa yang meminta perlindungan dengan menyebut nama Allah maka lindungilah, barangsiapa yang mengundangmu maka penuhilah undangannya, dan barangsiapa yang berbuat kebaikan kepadamu, maka balaslah kebaikan itu (dengan sebanding atau lebih baik), dan jika engkau tidak mendapatkan sesuatu untuk membalas kebaikannya, maka doakan ia, sampai engkau merasa yakin bahwa engkau telah membalas kebaikannya” (HR. Abu Daud, dan Nasai dengan sanad yang shoheh).

: فيه مسائل

Kandungan bab ini :

١. إعطاء من سأل باالله

1. Perintah untuk mengabulkan permintaan orang yang memintanya dengan menyebut nama Allah [demi memuliakan dan mengagungkan Allah].

٢. إعادة من استعاذ بالله

2.Perintah untuk melindungi orang yang meminta perlindungan dengan menyebut nama Allah.

٣. إجابة الدعوة

3. Anjuran untuk memenuhi undangan [saudara seiman].

٤. المكافأة على الصنيعة

4. Perintah untuk membalas kebaikan [dengan balasan sebanding atau lebih baik darinya].

٥. أن الدعاء مكافأة لمن لم يقدر إلا عليه

5. Dalam keadaan tidak mampu untuk membalas kebaikan seseorang, dianjurkan untuk mendoakannya.

٦. قوله : ( حتى تروا أنكم قد كافأتموه)

6. Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam menganjurkan untuk mendoakannya dengan sungguh-sungguh, sampai ia merasa yakin bahwa anda telah membalas kebaikannya.

Sebarkan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami
1
Jangan Ragu Bertanya
Assalaamualaikum...