🌿 Memuliakan Nama-Nama Allah

0 Comments

🔰 BULETIN AL-IMAN

Kitab Tauhid (46)
🌿 Memuliakan Nama-Nama Allah

: عن أبي شريح : أنه كان يكنى أبا الحكم؛ فقال له النبي ﷺ

Diriwayatkan dari Abu Syuraih bahwa ia dulu diberi kunyah (sebutan, nama panggilan) “Abul Hakam”, Maka Nabi ﷺ bersabda kepadanya:

إِنَّ اللهَ هُوَ الْحَكَمُ، وَإِلَيْهِ الْحُكْمُ، فَقَالَ: إِنَّ قَوْمِيْ إِذَا اخْتَلَفُوْا فِيْ شَيْءٍ أَتَوْنِيْ فَحَكَمْتُ بَيْنَهُمْ، فَرَضِيَ كِلاَ الْفَرْيْقَيْنِ، فَقَالَ: مَا أَحْسَنَ هَذَا، فَمَا لَكَ مِنَ الْوَلَدِ؟ قُلْتُ: شُرَيْحٌ، وَمُسْلِمٌ، وَعَبْدُ اللهِ، قَالَ: فَمَنْ أَكْبَرُهُمْ؟ قُلْتُ: شُرَيْحٌ، قَالَ: فَأَنْتَ أَبُوْ شُرَيْحٍ

“Allah adalah Al Hakam, dan hanya kepada-Nya segala permasalahan dimintakan keputusan hukumnya”, kemudian ia berkata kepada Nabi: “Sesungguhnya kaumku apabila berselisih pendapat dalam suatu masalah mereka mendatangiku, lalu aku memberikan keputusan hukum di antara mereka, dan kedua belah pihak pun sama-sama menerimanya”, maka Nabi bersabda: “Alangkah baiknya hal ini, apakah kamu punya anak?” Aku menjawab: “Syuraih, Muslim dan Abdullah”, Nabi bertanya: “siapa yang tertua di antara mereka? “Syuraih” jawabku, Nabi bersabda: “kalau demikian kamu Abu Syuraih.” (HR. Abu Daud dan ahli hadits lainnya)

: فيه مسائل

Kandungan bab ini:

١. احترام صفات الله و أسمائه و لو بكلام لم يقصد معناه

1. Wajib memuliakan Nama dan Sifat Allah [dan dilarang menggunakan nama atau kunyah yang ma’nanya sejajar dengan nama Allah] walaupun tidak bermaksud demikian.

٢. تغيير الاسم لأجل ذلك

2. Dianjurkan mengganti nama yang kurang baik untuk memuliakan Nama Allah.

٣. اختيار أكبر الأبناء للكنية

3. Memilih nama anak yang tertua untuk kunyah (nama panggilan)

•═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════•

Sebarkan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Hubungi kami
Assalaamu'alaikum
Kami siap membantu!