Notice: Undefined property: FDX_Widget_1::$plugin_slug in /home/u1119306/public_html/annawawi.com/wp-content/plugins/wp-mobile-edition/admin/class-widgets.php on line 9

Deprecated: jetpack_check_mobile used for foundation_override_jetpack_check_mobile is deprecated since version with no alternative available. in /home/u1119306/public_html/annawawi.com/wp-includes/functions.php on line 4787
Ruqyah dan Tamimah – Mahad Al-Imam An-Nawawi Al-Islami

Ruqyah dan Tamimah

0 Comments

🔰 BULETIN AL-IMAN

Kitab Tauhid (8)

🌿 Ruqyah dan Tamimah

في الصحيح عن أبي بشير الأنصاري رضي الله عنه “أنه كان مع رسول الله صلى الله عليه وسلم في بعض أسفاره، فأرسل رسولا أن لا يبقين في رقبة بعير قلادة من وتر، أو قلادة إلا قطعت

Diriwayatkan dalam shahih dari Abu Basyir Al Anshari radhiyallahu ‘anhu bahwasanya dia pernah bersama Rasulullah ﷺ dalam suatu perjalanan, lalu beliau  mengutus seorang utusan untuk menyampaikan pesan:

أَنْ لاَ يَبْقَيَنَّ فِيْ رَقَبَةِ بَعِيْرٍ قِلاَدَةً مِنْ وَتَرٍ أَوْ قِلاَدَةٍ إِلاَّ قُطِعَتْ

“Agar tidak terdapat lagi di leher unta kalung dari tali busur panah atau kalung apapun kecuali harus diputuskan”.

: عن أبي مسعود رضي الله عنه سمعت رسول الله ﷺ يقول

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu menuturkan: aku telah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda :

إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ

“Sesungguhnya Ruqyah, Tamimah dan Tiwalah adalah  syirik.”(HR. Ahmad dan Abu Dawud). 

: عن عبد الله بن عكيم مرفوعا

Dalam hadits marfu’ dari Abdullah bin ‘Ukaim Rasulullah ﷺ bersabda :

مَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ

“Barangsiapa yang menggantungkan sesuatu (dengan anggapan bahwa barang tersebut bermanfaat atau dapat melindungi dirinya) maka Allah akan menjadikan orang tersebut selalu bergantung kepadanya.”(HR. Ahmad dan At Tirmidzi). 

التمائم : شيئ يعلق على الأولاد عن العين، لكن إذا كان (المعلق) من القرآن ،فرخص فيه بعض السلف،و بعضهم لم يرخص فيه، و يجعله من المنهي عنه،منهم ابن مسعود رضي الله عنه

Tamimah adalah sesuatu yang dikalungkan di leher anak-anak untuk menangkal dan menolak penyakit ‘ain. Jika yang dikalungkan itu berasal dari ayat-ayat Al Qur’an, sebagian ulama salaf memberikan keringanan dalam hal ini; dan sebagian yang lain tidak memperbolehkan dan melarangnya, di antaranya Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu

الرقى : هي التي تسمى العزائم، و خص منه الدليل ما خلا من الشرك، فقد رخص فيه رسول الله ﷺ من العين و الحمة

Ruqyah yaitu: yang disebut juga dengan istilah Ajimat. Ini diperbolehkan apabila penggunaannya bersih dari hal-hal syirik, karena Rasulullah ﷺ telah memberikan keringanan dalam hal ruqyah ini untuk mengobati ‘ain atau sengatan kalajengking.

التولة : شيئ يصنعونه،يزعمون أنه يحبب المرأة إ لى زوجها، و الرجل إلى امرأته

Tiwalah adalah sesuatu yang dibuat dengan anggapan bahwa hal tersebut dapat menjadikan seorang istri mencintai suaminya, atau seorang suami mencintai istrinya.

روى الإمام أحمد عن رفيع قال : قال لي رسول الله : يا رفيع! لعل الحياة ستطول بك، فأخبر الناس أن من عقدة لحيته ، أو تقلد وترا ، أو استنجى برجيع دابة أو عظم؛ فإن محمدا بريء منه

Imam Ahmad meriwayatkan dari Ruwaifi’ radhiallahu ‘abhu Rasulullah ﷺ pernah bersabda kepadanya:
“Hai Ruwaifi’, semoga engkau berumur panjang, oleh karena itu sampaikanlah kepada orang-orang bahwa barangsiapa yang menggulung jenggotnya, atau memakai kalung dari tali busur panah, atau bersuci dari buang air dengan kotoran binatang atau tulang, maka sesungguhnya Muhammad berlepas diri dari orang tersebut”.

عن سعيد بن جبير قال : (من قطع تميمة من إنسان؛ كان كعدل رقبة). رواه وكيع

Waki’ meriwayatkan bahwa Said bin zubair radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barang siapa yang memotong tamimah dari seseorang maka tindakannya itu sama dengan memerdekakan seorang budak.”

و له عن إبراهيم قال :كانوا يكرهون التمائم كلها من القرآن و غير القرآن

Dan Waki’ meriwayatkan pula bahwa Ibrahim (An Nakha’i) berkata: “mereka (para sahabat) membenci segala jenis tamimah, baik dari ayat-ayat Al Qur’an maupun bukan dari ayat-ayat Al Qur’an.” 

: فيه مسائل

Kandungan bab ini:

١. أن الرقى، والتمائم و التولة كلها من الشرك من غير استثناء

1. Sesungguhnya Ruqyah, tamimah dan tiwalah merupakan bentuk syirik dengan tanpa pengecualian.

٢. أن الرقية بالكلام الحق من العين و الحمة ليس من ذلك

2. Adapun ruqyah dengan menggunakan ayat-ayat Al Qur’an atau do’a-do’a yang telah diajarkan oleh Rasulullah untuk mengobati penyakit ‘ain, sengatan serangga atau yang lainnya, maka tidak termasuk syirik.

٣. أن التميمة إذا كانت من القرآن فقد اختلف العلماء هل هي في ذلك أم لا؟

3. Jika tamimah itu terbuat dari ayat-ayat Al Qur’an, dalam hal ini para ulama berbeda pendapat, apakah termasuk ruqyah yang diperbolehkan atau tidak?

٤. أن تعليق الأوتار على الدواب عن العين من ذلك

4. Mengalungkan tali busur panah pada leher binatang untuk mengusir penyakit ‘ain, termasuk syirik juga.

٥. الوعيد الشديد على من تعلق وترا

5. Ancaman berat bagi orang yang mengalungkan tali busur panah dengan maksud dan tujuan di atas.

٦. فضل ثواب من قطع تميمة من إنسان

6. Besarnya pahala bagi orang yang memutus tamimah dari tubuh seseorang.

٧. كلام إبراهيم لا يخالف ما تقدم من الإختلاف ؛ لأن مراده أصحاب رسول الله

7. Kata-kata Ibrahim An Nakhai tersebut tidaklah bertentangan dengan perbedaan pendapat yang telah disebutkan, sebab yang dimaksud Ibrahim di sini adalah sahabat Abdullah bin Mas’ud.

Sebarkan...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Hubungi kami
Assalaamu'alaikum
Kami siap membantu!